Sunday, 19 April 2020

Fakta Pendidikan Finlandia antara PR dan UN

Finlandia adalah salah satu negara eropa yang dianggap memiliki sistem pendidikan maju di dunia.
Jika kita dilihat hasil skor PISA (Programme for International Student Asessment) 2018 lalu,didapati siswa Finlandia masuk 10 besar di bidang sains dan membaca.  Luar biasa, mengingat Finlandia tidak menggunakan  ujian nasional sebagai penentu kelulusan.

Finlandia pun sebetulnya mendukung Indonesia untuk meniadakan ujian nasional, sebab ujian seperti itu membuat murid fokus lulus saja ketimbang fokus belajar.

Kabar yang beredara viral di media sosial menyatakan Finlandia tidak memberikan pekerjaan rumah (PR) dan Ujian Nasional.  Bagaimana fakta sebernarnya?

Duta Besar Finlandia untuk Indonesia Jari Sinkari  telah mengkonfirmasi bahwa kabar tersebut tidak benar. Sistem pendidikan di Finlandia masih meggunakan PR bagi peserta didik. PR hingga saat ini masih dipandang penting dalam proses belajar.  Meski demikian, Finlandia tetap fokus pada kegiatan di sekolah. "Tapi idenya adalah kamu harus melakukan sebanyak mungkin ketika belajar di sekolah," ujar Dubes Finlandia.

Dubes Sinkari juga memberikan dukungan kepada Mendikbud Nadiem Makarim untuk menghapus ujian nasional. Menurutnya, metode seperti ujian nasional malah mencekik sistem pendidikan.

Pasalnya, sekolah merupakan tempat untuk belajar, sementara ujian nasional malah mendistraksi para murid dan guru supaya murid bisa lolos ujian itu.

"Jadi dalam satu sisi ide baik dari ujian nasional menjadi gampang sesat. Malah jadi beban. Kamu malah belajar untuk ujian. Ujian yang harusnya membantu sistem, malam mencekik sistem karena murid malah hanya belajar hanya untuk ujian," kata Dubes Sinkari.